Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2025

Book Review: Danur_ Risa Saraswati

Gambar
"Danur: Karena Mereka Juga Ada" karya Risa Saraswati adalah novel semi-otobiografi yang mengisahkan pengalaman pribadi penulis dalam menjalin persahabatan dengan lima arwah anak-anak Belanda: Peter, William, Hans, Hendrick, dan Janshen. Buku ini menyoroti kelebihan Risa dalam melihat makhluk tak kasat mata, yang menjadi anugerah sekaligus kutukan baginya. Melalui interaksi dengan para arwah, Risa menyampaikan bahwa mereka juga memiliki perasaan dan hanya ingin didengar.  Meskipun mengandung elemen supranatural, "Danur" lebih menekankan pada tema persahabatan dan empati antar dimensi. Risa berhasil "memanusiakan" makhluk halus tersebut, menggambarkan mereka dengan latar belakang yang menyentuh dan jauh dari stereotip hantu menyeramkan.  Namun, beberapa pembaca mencatat adanya kekurangan dalam penyuntingan, seperti kesalahan penulisan dan tata bahasa. Meskipun demikian, keunikan format penulisan yang mencakup narasi, dialog, dan surat, serta ilus...

Book Review: "Ayah" _ Andrea Hirata

Gambar
▪︎ Identitas Buku ▪︎ Sinopsis Singkat Novel ini mengisahkan Sabari, seorang pria sederhana dan melankolis yang jatuh cinta pada Marlena sejak masa sekolah. Cinta Sabari begitu dalam sehingga ia bersedia menikahi Marlena dan menjadi ayah bagi anak Marlena, meskipun anak tersebut bukan darah dagingnya sendiri. Namun, Marlena kerap meninggalkan anak mereka, Zorro, untuk menikah lagi dengan pria lain. Sabari dan Zorro akhirnya dipisahkan, namun berkat bantuan sahabat-sahabat Sabari, Ukun dan Tamat, mereka berhasil dipertemukan kembali.  ▪︎ Tema dan Pesan Andrea Hirata mengeksplorasi tema cinta tanpa syarat, pengorbanan, dan persahabatan. Melalui karakter Sabari, novel ini menantang stereotip maskulinitas tradisional dengan menampilkan sosok pria yang lembut, penuh kasih, dan setia. Persahabatan antara Sabari, Ukun, dan Tamat juga menjadi sorotan, menunjukkan bagaimana dukungan teman sejati dapat membantu menghadapi tantangan hidup. ▪︎ Gaya Penulisan Andrea Hirata dikenal de...

Reclaiming Conversation_ Sherry Turkle

Gambar
Buku ini, Reclaiming Conversation karya Sherry Turkle, mengingatkan kita akan kekuatan percakapan tatap muka di tengah era digital yang kian mendominasi interaksi manusia. Turkle menyoroti bagaimana teknologi meskipun menghubungkan kita secara instan justru menjauhkan kita dari empati, kedekatan, dan pemahaman yang hanya bisa dibangun melalui percakapan yang hadir penuh dan tidak tergesa-gesa. Ironisnya, walau kita merasa terus terhubung, kita semakin terasing. Salah satu refleksi menarik dari buku ini adalah konsep "tiga kursi" dari Thoreau: satu untuk kesendirian, dua untuk persahabatan, dan tiga untuk masyarakat. Kursi-kursi ini bukan sekadar metafora, tapi sirkulasi penting yang saling menguatkan: kesendirian menumbuhkan refleksi diri, yang menjadi dasar untuk membangun empati dalam percakapan, dan dari sana tercipta ruang kolaborasi dan kebersamaan. Teknologi seharusnya tidak menggantikan, tapi mendampingi siklus ini bukan memutuskannya. Dengan membaca ulang ...

Goodbye Smartphone: Ketika Gen Z Memilih 'Dumbphone' Demi Hidup yang Lebih Nyata

Gambar
1. Sebuah Paradoks Modern: Gen Z Melawan dengan Kesadaran Fenomena Gen Z yang secara sadar beralih dari smartphone ke dumbphone bukan sekadar pilihan alat komunikasi, tapi sebuah bentuk perlawanan halus terhadap dominasi algoritma dan budaya digital yang melelahkan. Meskipun lahir dan besar dalam era internet, justru mereka yang mulai menyadari pentingnya menjaga kewarasan digital. Ini menunjukkan bahwa literasi digital bukan hanya soal kemampuan teknis, tetapi juga mencakup kesadaran reflektif akan dampaknya terhadap kesehatan mental, fokus, dan hubungan sosial. Keputusan untuk "disconnect" justru menjadi langkah paling radikal dalam dunia yang terus-menerus menuntut konektivitas. 2. Dumbphone dan Kebangkitan Gaya Hidup Penuh Makna Tren kembali ke dumbphone juga menjadi penanda lahirnya gaya hidup baru yang lebih lambat, fungsional, dan bermakna. Gen Z menolak menjadi korban notifikasi tanpa henti dan algoritma yang membentuk perilaku konsumtif. Dengan dumbphone,...

Book Review : Apa Arti Hidup? - Selamat Panjang Umur

Hidup adalah tantangan hadapilah Hidup adalah keindahan kagumilah Hidup adalah tragedi tangisilah Hidup adalah tugas-tekunilah Hidup adalah misteri takjubilah Hidup adalah impian wujudkanlah Hidup adalah perlombaan menangkanlah Hidup adalah janji - penuhilah Hidup adalah teka-teki-jawablah Hidup adalah perjalanan tempuhlah Hidup adalah anugerah syukurilah Hidup adalah kenyataan telanlah Hidup adalah kegembiraan bagilah Hidup adalah petualangan - lakonilah Hidup adalah kesempatan manfaatkanlah Hidup adalah pemberian - hargailah Hidup adalah cinta terimalah dan berilah Hidup adalah perjuangan tuntaskanlah Hidup adalah penderitaan-tanggunglah Hidup adalah dambaan raihlah Hidup adalah pilihan — tentukanlah. (Menurutku) Buku ini merupakan kumpulan tiga puluh tiga renungan yang mengajak pembaca untuk berhenti sejenak dari hiruk-pikuk kehidupan sehari-hari dan merenungkan pertanyaan mendasar yang jarang kita ajukan: Apa arti hidup ini? Dengan gaya penulisan yang reflektif, jujur, penulis meng...