Review (/sub bab) Cerpen "Peter Pan" – Corat-Coret di Toilet


▪︎Sub bab 1: "Peter Pan" – Corat-Coret di Toilet

Cerita ini menceritakan tentang seorang mahasiswa idealis yang dipanggil Peter Pan—bukan karena dia bisa terbang atau tinggal di Neverland, tapi karena dia tidak lulus-lulus dan seolah tidak mau jadi dewasa. Tapi di balik itu, dia punya semangat perlawanan yang tinggi. Dia mencuri buku-buku dari perpustakaan, bukan karena serakah, tapi karena dia mau dipenjara, agar pemerintah sadar betapa pentingnya buku. Ironisnya, tida ada yang menangkap dia, dan itu malah bikin dia makin kecewa.

Dari sinilah dia mulai merancang “perang gerilya” melawan pemerintah yang dia anggap busuk. Dia membuat selebaran, menulis puisi-puisi yang menusuk, dan jadi inspirasi buat banyak orang. Bahkan, sampai Presiden sendiri datang untuk bilang, “Berhenti menulis puisi!”—yang malah dianggap Peter Pan sebagai ajakan perang.

Cerita ini juga dibalut kisah cinta. Naratornya, si Tuan Puteri, adalah pacarnya Peter Pan. Tapi hubungan mereka tidak bisa bertahan karena Peter Pan akhirnya ditangkap secara tragis dan menghilang tanpa jejak. Bahkan setelah sang diktator jatuh, Peter Pan tidak pernah ditemukan lagi. Yang tersisa cuma puisi-puisinya dan kenangan akan perjuangannya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Book Review: Danur_ Risa Saraswati

"Let's Master the Art of Public Speaking with Brian Tracy!"