Review (/sub bab) Cerpen "Peter Pan" – Corat-Coret di Toilet
▪︎Sub bab 1: "Peter Pan" – Corat-Coret di Toilet
Dari sinilah dia mulai merancang “perang gerilya” melawan pemerintah yang dia anggap busuk. Dia membuat selebaran, menulis puisi-puisi yang menusuk, dan jadi inspirasi buat banyak orang. Bahkan, sampai Presiden sendiri datang untuk bilang, “Berhenti menulis puisi!”—yang malah dianggap Peter Pan sebagai ajakan perang.
Cerita ini juga dibalut kisah cinta. Naratornya, si Tuan Puteri, adalah pacarnya Peter Pan. Tapi hubungan mereka tidak bisa bertahan karena Peter Pan akhirnya ditangkap secara tragis dan menghilang tanpa jejak. Bahkan setelah sang diktator jatuh, Peter Pan tidak pernah ditemukan lagi. Yang tersisa cuma puisi-puisinya dan kenangan akan perjuangannya.
Komentar
Posting Komentar